• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Komparasi Keberlanjutan Berdasarkan Arsitektur Ekologis pada Rumah Desa Wisata Lingkungan Komparasi Keberlanjutan Berdasarkan Penilaian Logik dan Penilaian Emik (Studi Kasus: Desa Wisata Lingkungan Sukunan)

    Thumbnail
    View/Open
    20922006.pdf (27.40Mb)
    Date
    2023
    Author
    Asmanto, Pridita Sekarayu Putri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Isu atau fenomena keberlanjutan sudah semakin banyak terdengar di berbagai belahan dunia yaitu mulai dari permasalahan sosial, lingkungan, dan ekonomi. Maka dari itu, muncul sebuah konsep yang dapat memecahkan masalah keberlanjutan yaitu konsep pembangunan berkelanjutan. Dengan itu pula di dalam arsitektur terdapat konsep yang menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan keberlanjutan yaitu konsep arsitektur berkelanjutan. Dalam konsep arsitektur berkelanjutan terdapat pula konsep arsitektur ekologis yang memiliki tujuan yang sejalan dalam menangani permasalahan keberlanjutan. Permasalahan keberlanjutan ini banyak terjadi di desa-desa, sehingga terdapat desa yang dinamakan sebagai desa wisata lingkungan karena di dalamnya berkontribusi untuk menangani isu lingkungan. Salah satu desa yang resmi dinobatkan sebagai desa wisata lingkungan yaitu desa wisata sukunan yang terletak di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian tesis ini bertujuan untuk menemukan atau membentuk parameter-parameter keberlanjutan yang baru untuk mengukur keberlanjutan desa wisata lingkungan, kemudian juga bertujuan untuk membuktikan seberapa tinggi nilai keberlanjutan rumah desa wisata lingkungan sukunan, serta membandingkan nilai keberlanjutan antara penilaian logik (objektif) dan penilaian emik (subjektif) pada rumah desa wisata lingkungan sukunan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif yaitu pada penilaian logik dilakukan dengan cara uji di lapangan yang sesuai dengan indikator tolok ukur yang telah diolah, dan penilaian emik dilakukan dengan membagikan kuesioner untuk mendapatkan hasil persepsi penghuni dan persepsi pengunjung. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatnya perbedaan yang signifikan antara penilaian logik (objektif) dan penilaian emik (subjektif), sehingga berdasarkan penilaian logik bahwa nilai keberlanjutan rumah desa wisata lingkungan sukunan memiliki nilai yang rendah, sehingga dapat dikategorikan bahwa rumah desa wisata lingkungan sukunan belum dapat disebut sebagai rumah yang berkelanjutan, dan desa wisata lingkungan sukunan belum layak diklaim sebagai desa wisata lingkungan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/57404
    Collections
    • Master of Architecture [23]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV