Show simple item record

dc.contributor.authorSutrisno, Nandang
dc.date.accessioned2025-08-08T07:34:50Z
dc.date.available2025-08-08T07:34:50Z
dc.date.issued2024
dc.identifier874100201
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57335
dc.description.abstractPidato pengukuhan ini membahas tantangan penegakan Kedaulatan Permanen atas Sumber Daya Alam (PSNR) atau Permanent Sovereignty over Natural Resources dalam rezim hukum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Konsep PSNR, yang berakar dari kedaulatan negara dan diakui sebagai prinsip hukum kebiasaan internasional, menegaskan hak suatu negara untuk mengendalikan, mengatur, dan memanfaatkan sumber daya alamnya demi kepentingan nasional. Namun, keanggotaan dalam WTO membatasi kedaulatan ini, mengharuskan negara mematuhi kewajiban perdagangan internasional. Kasus Indonesia-Raw Materials (DS592), di mana Indonesia kalah dalam gugatan larangan ekspor nikel, menyoroti bahwa kebijakan domestik terkait PSNR harus sejalan dengan ketentuan WTO, seperti larangan restriksi kuantitatif. WTO Dispute Settlement Body (DSB) cenderung menerapkan interpretasi hukum yang ketat, dan putusannya dalam kasus-kasus terkait SDA (seperti China-Raw Materials dan US-Tuna II) menunjukkan bahwa PSNR tidak dapat diterapkan secara mutlak jika bertentangan dengan prinsip dasar WTO. Kekalahan Indonesia sebagian disebabkan oleh faktor teknis, seperti belum matangnya industri hilirisasi nikel dan argumen yang didasarkan pada prediksi, bukan kondisi critical shortage yang terbukti. Oleh karena itu, Indonesia perlu memanfaatkan celah hukum WTO terkait export control dan mempertimbangkan tarif ekspor yang tinggi daripada larangan total, serta meningkatkan harmonisasi regulasi nasional dengan ketentuan WTO dan memperkuat kapasitas internal dalam perumusan kebijakan yang cerdas.
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKedaulatan Permanenen_US
dc.subjectSumber Daya Alamen_US
dc.subjectRezim Hukumen_US
dc.subjectWorld Trade Organizationen_US
dc.titleMenegakkan Kedaulatan Permanen atas Sumber Daya Alam dalam Rezim Hukum World Trade Organizationen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record