| dc.contributor.author | Sholikhah, Wimitiari Putri | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-04T06:59:06Z | |
| dc.date.available | 2025-08-04T06:59:06Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/57310 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas mengenai Problematika Kewenangan Pemerintah Daerah
Dalam Mutasi Dan Pemberhentian ASN Di Daerah. Dimana mutasi dalam dunia
kepegawaian merupakan program untuk menghargai pretasi kerja yang diikuti
dengan peningkatan kewajiban, hak status dan penghasilan pegawai atau dengan
kata lain mutasi dalam hal ini memiliki arti sebagai usaha dari pimpinan untuk
memenuhi kebutuhan pegawai dan juga sebagai pengakuan dan aktualisasi diri
pegawai atas segala kemampuan yang dimilikinya. Lain hal nya dengan
pemberhentian, dalam UU ASN penjatuhan sanksi administratif maupun
pemberhentian diatur berdasarkan kriteria dan jenis-jenis pelanggaran yang
dilakukan PNS. Rumusan masalah yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, maka rumusan masalah yang dapat
diambil adalah :Bagaimana kewenangan pemerintah daerah dalam mutasi dan
pemberhentian ASN di daerah? dan bagaimana problematika Surat Edaran Menteri
Dalam Negeri Nomor 821/5492/SJ terhadap mutasi dan pemberhentian ASN di
daerah?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif. Pendekatan yang
digunakan merupakan pendekatan perundang-undangan. Jenis data yang digunakan
adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder
dan bahan hukum tersier. Data yang terkumpul kemudian dianalisa melalui analisa
deskriptif kualitatif. Hasil dari analisa tersebut bahwa dalam hal mutasi dan
pemberhentian ASN Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan delegasi yang
mana kewenangan tersebut bersumber dari organ negara yang lebih tinggi yakni
pemerintah pusat. Selain itu dalam hal mutasi dan pemberhentian ASN juga
Pemerintah Daerah pada analisis terakhir juga hanya memiliki kewenangan
mandataris dan problematika Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor
821/5492/SJ terhadap mutasi dan pemberhentian ASN di daerah pada dasarnya
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan diatas nya sehingga harus
dibatalkan. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Problematika | en_US |
| dc.subject | Kewenangan | en_US |
| dc.subject | Daerah | en_US |
| dc.subject | Mutasi | en_US |
| dc.subject | Pemberhentian | en_US |
| dc.subject | ASN | en_US |
| dc.title | Problematika Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Mutasi dan Pemberhentian Aparatur Sipil Negara di Daerah (Telaah mengenai Surat Edaran Menteri dalam Negeri Nomor 821/5492/sj) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 18410375 | |