| dc.contributor.author | Rohmatara, Wulan Kusumaningati Putri | |
| dc.date.accessioned | 2025-08-04T03:26:17Z | |
| dc.date.available | 2025-08-04T03:26:17Z | |
| dc.date.issued | 2023 | |
| dc.identifier.uri | dspace.uii.ac.id/123456789/57301 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi dengan munculnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun
2020 tentang Cipta Kerja salah satunya menambah jenis program jaminan sosial berupa
jaminan kehilangan pekerjaan yang diperuntukkan untuk pekerja/buruh yang mengalami
pemutusan hubungan kerja sebagai solusi pemerintah mengatasi permasalahan pemutusan
hubungan kerja. Pada tahun 2022 di Kota Yogyakarta terdapat kasus pemutusan hubungan
kerja yang bertepatan dengan terselenggaranya program jaminan kehilangan pekerjaan.
Muncul permasalahan mengenai manfaat jaminan kehilangan pekerjaan bagi pekerja/buruh
di Kota Yogyakarta. Bagaimana implementasi Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 37
Tahun 2021 bagi pekerja/buruh yang mengalami PHK? dan Apa faktor penghambat dari
Pasal 18 Peraturan Pemerintah nomor 37 Tahun 2021 bagi pekerja/buruh yang mengalami
PHK? Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan studi pustaka
dan peraturan perundang-undangan. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi
lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dari Pasal 18 Peraturan
Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 belum terselenggara secara menyeluruh untuk manfaat
program JKP ini terutama bagi akses informasi pasar kerja dan pelatihan kerja. Faktor
hambatan Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 dipengaruhi oleh tiga hal
yakni Pertama kurang terselenggara secara menyeluruh manfaat uang tunai bagi
pekerja/buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja;Kedua terbatas pada usia kerja
untuk akses informasi pasar kerja; Ketiga ketidaksesuai dengan lokasi pelatihan kerja
dengan domisili pekerja/buruh yang mengalami PHK. Seharusnya pemerintah
mengevaluasi mengenai aplikasi Siap Kerja agar dapat diakses oleh pekerja/buruh dengan
cepat dan mudah mendapatkan informasi dari aplikasi tersebut serta lebih menekankan
pada perusahaan untuk segera mendaftarkan jaminan sosial secara lengkap agar
pekerja/buruh dapat menikmati fasilitas dai jaminan tersebut. | en_US |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Implementasi | en_US |
| dc.subject | Jaminan Kehilangan Pekerjaan | en_US |
| dc.subject | Pemutusan Hubungan Kerja | en_US |
| dc.subject | Pekerja/buruh | en_US |
| dc.title | Implementasi Pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Terhadap Pekerja/buruh yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja(PHK) di Kota Yogyakarta | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
| dc.Identifier.NIM | 19410714 | |