| dc.description.abstract | Penelitian ini mengenai pemenuhan hak-hak anak binaan di LPKA Kelas II Yogyakarta ditinjau
dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pemenuhan haka nak binaan saat masa pembinaan di dalam LPKA serta
mengetahui kendala-kendala dalam pemenuhan hak anak binaan. Jenis penelitian ini yaitu
penelitian hukum empiris. Metode pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis
yuridis yaitu analisis terhadap fakta hukum yang diambil melalui hasil wawancara dengan
kesesuaian di perundang-undangan. Hasil penelitian adalah pemenuhan hak-hak anak binaan di
dalam LPKA Kelas II Yogyakarta masih belum terpenuhi semua, terutama di bidang pendidikan,
bahan bacaan, dan pelayanan Kesehatan. Sebab, tidak ada sekolah di dalam LPKA, kurangnya
buku bacaan yang terbaru sesuai dengan perkembangan jaman, dan tidak ada tenaga ahli kesehatan
seperti dokter di dalam LPKA Kelas II Yogyakarta. Semua unsur baik dari aturan, penegak hukum,
anak binaan pemasyarakatan, sarana dan fasilitas, dan masyarakatnya telah sesuai dan baik maka
hasilnya juga akan baik. Akan tetapi efektivitas hukumnya masih kurang sehingga terdapat
beberapa kendala-kendala petugas LPKA Kelas II Yogyakarta dalam pemenuhan hak-hak anak
binaan, seperti tidak ada tenaga pendidik yang membantu anak binaan dalam bidang Pendidikan
di dalam LPKA, minimnya buku bacaan untuk anak binaan sehingga petugas harus membantu jika
anak binaan kesulitan dalam mencari pengetahuan, dan tidak ada tenaga ahli Kesehatan yaitu
dokter di dalam LPKA. | en_US |