Strategi Penerapan Manajemen Risiko untuk meminimalisir Risiko Kredit Bermasalah pada Produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Non Subsidi di Bank BTN KCP Condongcatur Yogyakarta
Abstract
Berdasarkan penelitian di Bank BTN KCP Condongcatur Yogyakarta, ditemukan
adanya sejumlah debitur yang mengalami risiko kredit bermasalah pada saat
pengajuan KPR Non Subsidi yaitu faktor ketidakmampuan debitur dalam
memenuhi kewajiban pembayaran atau pendapatan yang kurang mencukupi.
Risiko kredit bermasalah perlu segera di minimalisir. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis faktor yang menyebabkan terjadinya risiko kredit bermasalah
pada produk KPR Non Subsidi, menganalisis strategi manajemen risiko yang
diterapkan oleh pihak bank, serta memberikan rekomendasi strategi yang dapat
diterapkan untuk meminimalisir risiko kredit bermasalah pada produk KPR Non
Subsidi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan
pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak Bank BTN KCP
Condongcatur Yogyakarta. Penelitian ini menghasilkan temuan antara lain: 1.
debitur mengalami PHK atau pindah kerja, 2. debitur mengalami perceraian dalam
rumah tangga, 3. debitur meninggal dunia, 4. debitur meninggalkan rumah (raib
atau kabur), 5. kurangnya disiplin dalam pengelolaan keuangan. Bank BTN KCP
Condongcatur Yogyakarta telah menerapkan proses manajemen risiko yang
terstruktur dengan mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalian
risiko. Strategi rekomendasi yang dapat diterapkan untuk lebih meminimalisir
risiko kredit bermasalah di Bank BTN KCP Condongcatur Yogyakarta adalah
peningkatan kualitas analisis kredit, peningkatan literasi keuangan kepada calon
debitur, dan memperluas segmentasi calon debitur
Collections
- Financial Analysis [22]
