Strategi Guru dalam menumbuhkan Budaya Religius pada Siswa di TK ABA Kenaji Kalasan Yogyakarta
Abstract
TK ABA Kenaji Kalasan Yogyakarta merupakan lembaga pendidikan anak
usia dini yang aktif membangun budaya religius melalui program pembiasaan
keagamaan. Berdasarkan pengamatan awal, sekolah ini rutin melibatkan siswa
dalam kegiatan seperti sholat berjamaah, doa harian, dan hafalan surah pendek. Hal
ini penting karena masa usia dini merupakan fase emas dalam pembentukan
karakter, sehingga diperlukan strategi khusus dalam penginternalisasian nilai-nilai
keagamaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan
penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Kurikulum, Wakil Kepala
Kesiswaan, dan guru kelas, yang dipilih secara purposive. Penelitian ini dianalisis
dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara
sistematis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru meliputi: (1) perencanaan
pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai Islami, (2) pemilihan metode yang
menyenangkan dan sesuai perkembangan anak, (3) pengelolaan kelas yang religius dan
nyaman, serta (4) evaluasi pembelajaran yang memperhatikan aspek afektif dan spiritual.
Strategi ini merujuk pada teori strategi pembelajaran menurut Sudjana dan konsep budaya
religius menurut Edi Mulyadi, yang menekankan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan
lingkungan. Implementasi yang konsisten mampu membentuk karakter anak yang jujur,
disiplin, mandiri, dan toleran. Budaya religius terbukti efektif sebagai media pendidikan
karakter anak usia dini.
Collections
- Islamic Education [1275]
