Hubungan Antara Kepuasan Kerja dan Intensi Turnover pada Karyawan Start-up
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan
intensi turnover karyawan pada perusahaan start-up. Fenomena tingginya
turnover dalam lingkungan kerja start-up menjadi perhatian penting karena dapat
mengganggu kestabilan dan keberlangsungan operasional perusahaan. Kepuasan
kerja yang rendah diyakini menjadi salah satu pemicu utama intensi turnover.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan
melibatkan 52 partisipan yang merupakan karyawan aktif di perusahaan start-up
PT. X yang berbasis di Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan dua skala,
yaitu skala kepuasan kerja berdasarkan teori Luthans (2011) dan skala intensi
turnover berdasarkan teori Mobley (1978). Hasil uji reliabilitas menunjukkan
bahwa kedua skala memiliki tingkat reliabilitas yang tinggi. Teknik analisis yang
digunakan adalah korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian
menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kepuasan kerja dan
intensi turnover. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kepuasan
kerja yang dirasakan karyawan, semakin rendah kecenderungan mereka untuk
meninggalkan pekerjaan. Temuan ini menekankan pentingnya upaya perusahaan
start-up untuk meningkatkan kepuasan kerja guna menekan angka turnover dan
mempertahankan karyawan berkualitas. Penelitian ini juga memberikan
rekomendasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam mengembangkan strategi
retensi karyawan yang lebih efektif.
Collections
- Psychology [243]
