Show simple item record

dc.contributor.authorNugraha, Bagas Prasetyo
dc.date.accessioned2025-07-25T05:16:32Z
dc.date.available2025-07-25T05:16:32Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57174
dc.description.abstractStunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Salamnunggal. Kecamatan Leles, Kabuipaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stunting pada balita, dengan fokus pada pengaruh pendapatan keluarga, pendidikan orang tua, jenis pekerjaan orang tua, dan kondisi sanitasi (sumber air bersih). Data primer diperoleh melalui kuesioner dari sampel 100 keluarga dengan menggunakan Purposive Random Sampling Method, dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga, pendidikan orang tua, serta sumber air bersih (sumur timba dan sumur pompa) berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko stunting. Jenis pekerjaan orang tua tidak berpengaruh signifikan. Model regresi lolos uji Hosmer–Lemeshow (p = 0,5410) dan memiliki nilai McFadden R2 sebesar 0,3316. Probabilitas risiko tertinggi terdapat pada pengguna air sungai. Temuan ini menyarankan pentingnya peningkatan pendapatan, pendidikan orang tua, serta akses terhadap air bersih dalam upaya penanggulangan stunting di Desa Salamnunggal.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStuntingen_US
dc.subjectPendidikan Orang Tuaen_US
dc.subjectPendapatan Keluargaen_US
dc.subjectSanitasien_US
dc.subjectRegresi Logistiken_US
dc.titleFaktor - Faktor Determinan Kejadian Stunting di Desa Salamnunggalen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21313052


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record