| dc.description.abstract | Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di
Desa Salamnunggal. Kecamatan Leles, Kabuipaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stunting
pada balita, dengan fokus pada pengaruh pendapatan keluarga, pendidikan orang tua,
jenis pekerjaan orang tua, dan kondisi sanitasi (sumber air bersih). Data primer
diperoleh melalui kuesioner dari sampel 100 keluarga dengan menggunakan Purposive
Random Sampling Method, dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner metode
Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pendapatan keluarga, pendidikan orang tua, serta sumber air bersih (sumur timba dan
sumur pompa) berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko stunting. Jenis pekerjaan
orang tua tidak berpengaruh signifikan. Model regresi lolos uji Hosmer–Lemeshow (p
= 0,5410) dan memiliki nilai McFadden R2 sebesar 0,3316. Probabilitas risiko tertinggi
terdapat pada pengguna air sungai. Temuan ini menyarankan pentingnya peningkatan
pendapatan, pendidikan orang tua, serta akses terhadap air bersih dalam upaya
penanggulangan stunting di Desa Salamnunggal. | en_US |