Strategi Social Media Marketing Melalui Instagram dan Tiktok Dalam Membangun Customer Engagement (Studi Kasus di Lembaga Pelatihan JIH Academy)
Abstract
Perkembangan media sosial sebagai platform pemasaran digital telah mengubah cara
lembaga pelatihan dalam membangun hubungan dengan audiensnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis strategi social media marketing melalui Instagram dan TikTok dalam membangun
customer engagement di JIH Academy serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam
implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi
kasus, menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa JIH Academy telah mengimplementasikan strategi
social media marketing yang komprehensif melalui pendekatan 4C (Context, Communication,
Collaboration, dan Connection). Strategi Context diterapkan melalui perencanaan konten strategis
dengan social media insight dan editorial plan mingguan. Communication dilakukan melalui
komunikasi dua arah dan respons aktif. Collaboration diimplementasikan melalui kolaborasi
dengan narasumber berpengaruh yang meningkatkan followers dari 600-800 menjadi 2000+
pengikut. Connection dibangun melalui fitur interaktif Instagram dan konten emosional.
Instagram lebih efektif dalam membangun customer engagement dibandingkan TikTok,
dengan basis pengikut yang lebih besar dan fitur interaktivitas yang beragam. TikTok
menunjukkan potensi dengan engagement rate 126.3% dalam periode penelitian. Kendala utama
adalah followers pasif dan keterbatasan jam operasional respons. Penelitian ini memberikan
kontribusi terhadap pengembangan teori social media marketing dalam industri pelatihan
profesional.
Collections
- Digital Business [84]
