| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
keputusan lokasi perusahaan manufaktur menengah dan besar di Indonesia. Fokus
utama penelitian ini adalah pada variabel ekonomi makro dan fiskal daerah, meliputi
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), populasi, Upah Minimum Regional
(UMR), Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja APBD, dan rasio belanja APBD
terhadap PDRB. Data yang digunakan adalah data cross section tahun 2017 yang
bersumber dari Survei Industri Besar dan Sedang (SIBS) BPS serta data ekonomi
daerah, dengan jumlah observasi sebanyak 18.518 perusahaan. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi conditional logit dengan pendekatan random effect. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB, populasi, UMR, dan PAD
berpengaruh positif dan signifikan terhadap probabilitas suatu wilayah dipilih sebagai
lokasi perusahaan. Sebaliknya, belanja APBD dan rasio belanja APBD terhadap PDRB
justru menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang mengindikasikan bahwa
tingginya belanja pemerintah daerah belum tentu mencerminkan efektivitas fiskal atau
daya tarik investasi. Model conditional logit terbukti mampu memetakan pengaruh
masing-masing variabel secara simultan dan individual terhadap keputusan lokasi. | en_US |