Show simple item record

dc.contributor.authorSururin, Shelbi Salsabilla
dc.date.accessioned2025-07-21T03:38:27Z
dc.date.available2025-07-21T03:38:27Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/57028
dc.description.abstractJawa Timur adalah provinsi memiliki sebanyak 38 daerah administrasi pemerintahan. Dalam rangka mendorong pembangunan manusia, perlu perhatian secara khusus pada kesehatan sedini mungkin. Salah satu indikator derajat kesehatan adalah Angka Kematian Ibu atau AKI. Pada Tahun 2021 terjadi peningkatan darstis pada Angka Kematian Ibu di Jawa Timur. Kematian ibu adalah kematian perempuan yang terjadi pada selama kehamilan, ketika proses melahirkan, dan selama masa nifas. Metode analisis yang cocok untuk penelitian ini adalah Regresi Poisson yaitu metode regresi statistik yang dapat memodelkan variabel respon berupa frekuensi terjadinya kematian ibu bersalin di Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Ditemukan adanya masalah overdispersi pada model Regressi Poisson data yang dihasilkan. Kemudian Berdasarkan estimasi model, dari semua variabel yang masuk, hanya didapatkan 2 variabel faktor kematian ibu yang signifikan terhadap model. Selanjutnya diketahui bahwa faktorfaktor yang mempengaruhi meningkatnya faktor kematian ibu di Provinsi Jawa Timur di Tahun 2021 adalah Persentase Persalinan Dibantu Tenaga Medis, Persentase Ibu Hamil yang Mendapat Dosis Fe Lengkap.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectRegresien_US
dc.subjectPoissonen_US
dc.subjectGPRen_US
dc.subjectAKIen_US
dc.subjectEquidispersien_US
dc.titleAnalisis Faktor-faktor yang mempengaruhi Kasus Kematian Ibu Bersalin menggunakan Poisson Regressio (Studi Kasus: Data Jumlah Kasus Kematian Ibu Bersalin per Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2021)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19611052


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record