Implementasi Regresi Cox Proportional Hazard dalam Pemodelan Faktor Perceraian (Studi Kasus : Putusan Perceraian di Pengadilan Agama Kabupaten Banjarnegara Kelas IA Tahun 2022)
Abstract
Perceraian adalah suatu usaha pasangan untuk melepaskan ikatan pernikahan
sah melalui putusan pengadilan. Di Indonesia angka perceraian masih sangat tinggi
yang dapat menyebabkan masalah sosial dan berpengaruh terhadap keadaan bangsa
Indonesia. Salah satu wilayah dengan angka perceraian tinggi adalah Kabupaten
Banjarnegara, Jawa Tengah. Hal ini perlu ditangani dengan serius dan tepat agar
angka perceraian dapat dikurangi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk
mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lama waktu pernikahan
hingga terjadi perceraian. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian
dengan analisis survival yaitu Regresi Cox Proportional Hazard. Metode ini
digunakan untuk menganalisis data putusan perceraian di Pengadilan Agama
Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2022. Pada lama waktu pernikahan sangat
mungkin terdapat data kejadian bersama (ties), maka dalam penentuan Partial
Likelihoodnya digunakan teknik Breslow, Efron, dan Exact. Hasil penelitian
disimpulkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan berdasarkan estimasi
parameter terbaik pendekatan Exact adalah usia suami saat menikah, usia istri saat
menikah, selisih usia, keadaan saat bercerai, dan alasan perceraian yaitu ekonomi,
zina, meninggalkan salah satu pihak, dan perselisihan terus menerus.
Collections
- Statistics [1223]
