Implementasi Pembelajaran Tahfidz Al-qur’an Secara Daring di MTs Negeri 1 Bantul
Abstract
Munculnya wabah virus Covid-19 yang melanda seluruh dunia yang
memberikan banyak dampak di berbagai hal termasuk dalam bidang
Pendidikan. Di Indonesia, pendidikan yang dulunya berlangsung secara tatap
muka pun berubah menjadi secara daring. Pembelajaran daring tentu
mempunyai perbedaan dalam pelaksanaan Tahfidz Al-Qur’an, karena
hakikatnya hafalan perlu tatap muka. Tujuan penelitian mengetahui dan
mendiskripsikan implementasi pembelajaran daring serta mengetahui dan
menjelaskan faktor pendukung dan penghambat hafalan siswa.
Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik
pengambilan data dengan obsevasi, wawancara dan dokumentasi. Informan
penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru tahfidz Al-Qur’an dan dua siswa.
Penentuan informan dengan Teknik purposive sampling. Uji keabsahan data
menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Teknik analisa data melalui
tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil kesimpulan yaitu Penelitian ini menemukan bahwa pembelajaran
Tahfidz Al-Qur’an secara daring di MTs N 1 Bantul dilaksanakan melalui
tahapan-tahapan, yaitu pertama perencanaan meliputi membuat RPP dari
buku panduan, membuat target hafalan yang akan dicapai. Kedua
pelaksanaan meliputi share materi yang akan dipelajari, untuk hasil hafalan
direkam via whatsapp dan pembinaan di kelas hanya sebentar. Dan yang
ketiga evaluasi meliputi evaluasi dilakukan setiap dua minggu sekali untuk
target hafalan, ujian seperti UTS dan UAS. Adapun faktor pendukung yang
mempengaruhi hafalan yaitu perhatian dari seorang guru dan dukungan
orang tua. Faktor penghambatnya yaitu beberapa siswa yang belum
mengenal huruf hijaiyah dan belum bisa membaca Al-Qur’an.
Collections
- Islamic Education [1275]
