Show simple item record

dc.contributor.authorArissaputri, Rozinesty Odelia
dc.date.accessioned2025-07-18T02:56:45Z
dc.date.available2025-07-18T02:56:45Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56987
dc.description.abstractLatar Belakang: Konsumsi makanan tinggi lemak diketahui dapat meningkatkan risiko perlemakan hati. Beberapa obat sintetik yang digunakan untuk mengatasi masalah ini memiliki sifat antihiperlipidemia dan antioksidan, tetapi sayangnya dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati dan kanker prostat. Penggunaan sinbiotik sebagai terapi non-farmakologi telah terbukti aman dan efektif dalam mengatasi perlemakan hati. Minuman sinbiotik yang terbuat dari buah kepel, Lactobacillus casei, dan Lactobacillus plantarum memiliki potensi untuk menjadi alternatif pengobatan bagi kondisi ini. Tujuan penelitian: Mengetahui apakah pemberian minuman sinbiotik sari buah kepel berpengaruh terhadap kadar enzim transaminase hati (SGOT dan SGPT) serum tikus yang diinduksi diet tinggi lemak. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain pretest and posttest randomized group control. Populasi tikus dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok normal (N), kontrol negatif (K-), perlakuan 1 (P1), perlakuan 2 (P2), dan perlakuan 3 (P3). Tikus diinduksi diet tinggi lemak selama empat minggu, kecuali kelompok N. Setelah itu, tikus diberi intervensi minuman sinbiotik yang terbuat dari ekstrak buah kepel dengan variasi volume intervensi (1,2; 1,8; dan 2,4) ml/hari selama empat minggu. Pengambilan serum darah untuk memeriksa kadar enzim SGOT dan SGPT dilakukan sebanyak dua kali, yaitu setelah induksi diet tinggi lemak dan setelah intervensi minuman sinbiotik. Hasil: Pemeriksaan SGOT didapatkan rata-rata pada kelompok normal 25,44 ± 1,01; K- 72,73 ± 1,80; P1 42,63 ± 0,63; P2 34,86 ± 0,93; dan P3 29,42 ± 0,74. Pemeriksaan SGPT didapatkan rata-rata pada kelompok normal 20,68 ± 1,01; K36,7 ± 0,55; P1 29,23 ± 0,41; P2 25,73 ± 0,77; dan P3 23,79 ± 0,77. Hasil analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis pada kadar SGOT dan uji One Way-ANOVA pada kadar SGPT diperoleh nilai p=0,00 (p<0,05). Kesimpulan: Minuman sinbiotik ekstrak buah kepel memberikan efek perbaikan fungsi hati yang terlihat dari penurunan kadar SGOT dan SGPT, serta paling efektif diberikan dengan volume intervensi 2,4 ml/hari.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDiet Tinggi Lemaken_US
dc.subjectFungsi Hatien_US
dc.subjectSinbiotiken_US
dc.subjectBuah Kepel (Stelechocarpus Burahol)en_US
dc.subjectSGOTen_US
dc.subjectSGPTen_US
dc.titlePengaruh Minuman Sinbiotik Ekstrak Buah Kepel terhadap Kadar Enzim Sgot dan Sgpt Serum Tikus yang diinduksi Diet Tinggi Lemaken_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM16711092


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record