Pengaruh Minuman Sinbiotik Ekstrak Buah Kepel terhadap Kadar Enzim Sgot dan Sgpt Serum Tikus yang diinduksi Diet Tinggi Lemak
Abstract
Latar Belakang: Konsumsi makanan tinggi lemak diketahui dapat meningkatkan
risiko perlemakan hati. Beberapa obat sintetik yang digunakan untuk mengatasi
masalah ini memiliki sifat antihiperlipidemia dan antioksidan, tetapi sayangnya
dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati dan kanker prostat. Penggunaan
sinbiotik sebagai terapi non-farmakologi telah terbukti aman dan efektif dalam
mengatasi perlemakan hati. Minuman sinbiotik yang terbuat dari buah kepel,
Lactobacillus casei, dan Lactobacillus plantarum memiliki potensi untuk menjadi
alternatif pengobatan bagi kondisi ini.
Tujuan penelitian: Mengetahui apakah pemberian minuman sinbiotik sari buah
kepel berpengaruh terhadap kadar enzim transaminase hati (SGOT dan SGPT)
serum tikus yang diinduksi diet tinggi lemak.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan
desain pretest and posttest randomized group control. Populasi tikus dibagi
menjadi lima kelompok, yaitu kelompok normal (N), kontrol negatif (K-), perlakuan
1 (P1), perlakuan 2 (P2), dan perlakuan 3 (P3). Tikus diinduksi diet tinggi lemak
selama empat minggu, kecuali kelompok N. Setelah itu, tikus diberi intervensi
minuman sinbiotik yang terbuat dari ekstrak buah kepel dengan variasi volume
intervensi (1,2; 1,8; dan 2,4) ml/hari selama empat minggu. Pengambilan serum
darah untuk memeriksa kadar enzim SGOT dan SGPT dilakukan sebanyak dua
kali, yaitu setelah induksi diet tinggi lemak dan setelah intervensi minuman
sinbiotik.
Hasil: Pemeriksaan SGOT didapatkan rata-rata pada kelompok normal 25,44 ±
1,01; K- 72,73 ± 1,80; P1 42,63 ± 0,63; P2 34,86 ± 0,93; dan P3 29,42 ± 0,74.
Pemeriksaan SGPT didapatkan rata-rata pada kelompok normal 20,68 ± 1,01; K36,7 ± 0,55; P1 29,23 ± 0,41; P2 25,73 ± 0,77; dan P3 23,79 ± 0,77. Hasil analisis
data menggunakan uji Kruskal-Wallis pada kadar SGOT dan uji One Way-ANOVA
pada kadar SGPT diperoleh nilai p=0,00 (p<0,05).
Kesimpulan: Minuman sinbiotik ekstrak buah kepel memberikan efek perbaikan
fungsi hati yang terlihat dari penurunan kadar SGOT dan SGPT, serta paling efektif
diberikan dengan volume intervensi 2,4 ml/hari.
Collections
- Medical Education [2860]
