Show simple item record

dc.contributor.authorLuthfiatisanny, Annisa
dc.date.accessioned2025-07-17T02:14:25Z
dc.date.available2025-07-17T02:14:25Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56949
dc.description.abstractLatar Belakang: Kondiloma Akuminata merupakan salah satu penyakit menular seksual yang banyak terjadi di Indonesia. Angka kejadian kondiloma akuminata yang cukup tinggi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti status imunitas, kebiasaan merokok, aktivitas seksual, mempunyai pasangan lebih dari 1 orang, kehamilan, riwayat penyakit menurlar seksual, usia, tingkat pendidikan, jenis kelamin, status pernikahan, keterlambatan pengobatan, dan pengetahuan masyarakat yang masih rendah tentang kondiloma akuminata. Penyakit kondiloma akuminata apabila dibiarkan dalam waktu yang lama dan tidak diberikan pengobatan akan menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai kondiloma akuminata dirasa sangat penting sebagai salah satu pencegahan sekaligus pengobatan sejak dini. Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article terkait karakteristik dan faktor risiko pada kondiloma akuminata, dipublikasikan dalam tahun 2012- 2022, dan berbahasa Indonesia dan Inggris. Database yang digunakan yaitu PubMed, Science Direct, SpringerLink, Portal Garuda, Google Scholar, Neliti, dan OneSearch. Artikel hasil pencarian diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR. Artikel yang lolos seleksi akan dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis hasil untuk menjawab tujuan review. Hasil: Dari penelusuran yang sudah dilakukan, didapatkan 14 artikel yang membahas tentang karakteristik dan faktor risiko dari Kondiloma Akuminata. Adapun karakteristik yang didapatkan yaitu usia, jenis kelamin, letak Kondiloma Akuminata, dan jumlah Kondiloma Akuminata. Sedangkan untuk faktor risiko Kondiloma Akuminata yaitu tingkat pendidikan, usia saat pertama kali berhubungan seksual, jumlah pasangan seksual, status pernikahan, penggunaan kondom, tipe hubungan seksual, dan pekerjaan. Kesimpulan: Kondiloma Akuminata sering terjadi pada usia produktif, bisa terjadi pada laki-laki atau perempuan, letak Kondiloma Akuminata pada laki-laki banyak terjadi di bagian penis, utamanya glans penis, sedangkan pada perempuan di bagian vulva, dan multiple. Faktor risiko terjadinya Kondiloma Akuminata yaitu tingkat pendidikan menengah, usia yang terlalu dini saat pertama kali melakukan hubungan seksual, jumlah pasangan seksual > 1, belum menikah, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual, melakukan genital seks dan oral seks secara bebas, dan pekerja swasta.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleKajian Karakteristik dan Faktor Risiko pada Kondiloma Akuminataen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711134


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record