Kajian Karakteristik dan Faktor Risiko pada Kondiloma Akuminata
Abstract
Latar Belakang: Kondiloma Akuminata merupakan salah satu penyakit menular
seksual yang banyak terjadi di Indonesia. Angka kejadian kondiloma akuminata
yang cukup tinggi ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti status imunitas,
kebiasaan merokok, aktivitas seksual, mempunyai pasangan lebih dari 1 orang,
kehamilan, riwayat penyakit menurlar seksual, usia, tingkat pendidikan, jenis
kelamin, status pernikahan, keterlambatan pengobatan, dan pengetahuan
masyarakat yang masih rendah tentang kondiloma akuminata. Penyakit kondiloma
akuminata apabila dibiarkan dalam waktu yang lama dan tidak diberikan
pengobatan akan menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, pengetahuan
mengenai kondiloma akuminata dirasa sangat penting sebagai salah satu
pencegahan sekaligus pengobatan sejak dini.
Metode: Sumber data yang digunakan adalah original article terkait karakteristik
dan faktor risiko pada kondiloma akuminata, dipublikasikan dalam tahun 2012-
2022, dan berbahasa Indonesia dan Inggris. Database yang digunakan yaitu
PubMed, Science Direct, SpringerLink, Portal Garuda, Google Scholar, Neliti, dan
OneSearch. Artikel hasil pencarian diseleksi berdasarkan alur PRISMA-ScR.
Artikel yang lolos seleksi akan dilakukan ekstraksi data, item data, dan sintesis
hasil untuk menjawab tujuan review.
Hasil: Dari penelusuran yang sudah dilakukan, didapatkan 14 artikel yang
membahas tentang karakteristik dan faktor risiko dari Kondiloma Akuminata.
Adapun karakteristik yang didapatkan yaitu usia, jenis kelamin, letak Kondiloma
Akuminata, dan jumlah Kondiloma Akuminata. Sedangkan untuk faktor risiko
Kondiloma Akuminata yaitu tingkat pendidikan, usia saat pertama kali
berhubungan seksual, jumlah pasangan seksual, status pernikahan, penggunaan
kondom, tipe hubungan seksual, dan pekerjaan.
Kesimpulan: Kondiloma Akuminata sering terjadi pada usia produktif, bisa terjadi
pada laki-laki atau perempuan, letak Kondiloma Akuminata pada laki-laki banyak
terjadi di bagian penis, utamanya glans penis, sedangkan pada perempuan di
bagian vulva, dan multiple. Faktor risiko terjadinya Kondiloma Akuminata yaitu
tingkat pendidikan menengah, usia yang terlalu dini saat pertama kali melakukan
hubungan seksual, jumlah pasangan seksual > 1, belum menikah, tidak
menggunakan kondom saat berhubungan seksual, melakukan genital seks dan
oral seks secara bebas, dan pekerja swasta.
Collections
- Medical Education [2860]
