Upaya Guru PAI dalam mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Sardonoharjo 1 Ngaglik Kabupaten Sleman Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran
PAI yang di sebabkan oleh berbagai faktor. Pendidikan Agama Islam memiliki
peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan moral siswa, serta
untuk meningkatkan pemahaman ajaran agama yang mendalam. Pembelajaran
agama diharapkan dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia. Namun, dalam
implementasinya, beberapa siswa yang menghadapi kesulitan belajar dalam mata
pelajaran ini, yang dapat menghambat pencapaian tujuan pendidikan yang
diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
upaya guru PAI dalam mengatasi kesulitan belajar siswa, menemukan strategi yang
efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di SDN Sardonoharjo 1.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu siswa, guru
PAI, kepala sekolah, dan orang tua wali. Tempat penelitian ini yaitu di SDN
Sardonoharjo 1. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive
sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik analisis data menggunakan model
interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kesulitan belajar yang dialami
oleh siswa pada mapel PAI terdiri dari dua faktor yakni, faktor internal dan
eksternal. Kesulitan tersebut meliputi pemahaman materi yang kurang mendalam
seperti, materi sejarah kebudayaan Islam, materi zakat, tajwid, menghafal doa, dan
juga baca tulis Al-Qur’an;َّ kedua, Upaya guru PAI dalam mengatasi kesulitan
belajar siswa mencakup pendekatan kontekstual, penggunaan media pembelajaran
yang menarik. Guru memantau kegiatan siswa dengan cermat dan melibatkan orang
tua dalam proses pembelajaran melalui video yang dikirimkan tentang perilaku
siswa di kelas. Selain itu, metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis proyek
diterapkan untuk membuat materi lebih mudah dipahami; ketiga, Hambatan guru
PAI dalam mengatasi kesulitan belajar antara lain, kesulitan menjaga konsentrasi
dan ketertarikan siswa terhadap materi, keberagaman latar belakang pemahaman
agama, serta tantangan dalam menyesuaikan metode pembelajaran dengan gaya
belajar siswa yang berbeda.
Collections
- Islamic Education [1217]
