| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena degradasi moral dan
meningkatkan kasus kekerasan dalam pendidikan, termasuk dikalangan siswa
sekolah dasar, seperti yang tercatat dalam data KPAI, SIMFONI-PPA, FSGI.
Kegiatan keagamaan dan sosial di sekolah dapat menjadi solusi untuk fenomena
ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelaksanaan aktivitas
keagamaan (X1) dan partisipasi pada kegiatan sosial (X2) terhadap peningkatan
moralitas siswa (Y) MI Islamiyah Kalimukti, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten
Cirebon.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian
ex-post facto.Responden penelitian ini terdiri dari siswa kelas 4, 5 dan 6,
berjumlah 90 siswa. Mengingat jumlah sampel kurang dari 100 siswa, maka
seluruh populasi dijadikan sampel (total sampling). Data dikumpulkan melalui
kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji regresi
linier berganda dengan uji-T dan uji-F dengan bantuan program SPSS versi. 27
for windows.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan
antara pelaksanaan aktivitas keagamaan terhadap peningkatan moralitas siswa
dengan dibuktikan nilai sig. 0,031<0,05. (2) Ada pengaruh yang signifikan antara
Partisipasi pada kegiatan sosial terhadap peningkatan moralitas siswa yang
dibuktikan dengan nilai sig. 0,001<0,05. (3) Ada pengaruh yang signifikan dan
simultan antara variabel pelaksanaan aktivitas keagamaan (X1) dan partisipasi
pada kegiatan sosial (X2) terhadap peningkatan moralitas siswa (Y), yang
dibuktikan nilai sig. 0,001<0,05 dan nilai Fhitung>Ftabel (19.455>3.10). (4)
Besarnya kontribusi pengaruh pelaksanaan aktivitas keagamaan dan partisipasi
pada kegiatan sosial sebesar 30,9%. Sedangkan sisanya yaitu 69,1% adalah
faktor lain yang tidak diteliti, asumsinya adalah faktor kesadaran diri siswa,
kesehatan mental, pengaruh media sosial, ketersediaan fasilitas, perhatian orang
tua, dan lingkungan tempat tinggal. | en_US |