• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Civil Engineering and Planning
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pedoman Perencanaan Keselamatan Konstruksi pada Pekerjaan Perawatan Bangunan di PT Dirgantara Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    23914003.pdf (18.94Mb)
    Date
    2025
    Author
    Ardi, Bagas Novika
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sektor konstruksi merupakan salah satu industri dengan tingkat risiko kecelakaan kerja tertinggi akibat lingkungan kerja yang dinamis dan penuh potensi bahaya. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) melalui Departemen Jasa Perawatan & Operasional Fasilitas memiliki tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan operasional gedung melalui kegiatan perawatan fasilitas. Kegiatan ini seringkali melibatkan pekerjaan berisiko tinggi, sehingga penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis pekerjaan perawatan bangunan, mengidentifikasi potensi kegagalan pada setiap tahapan pekerjaan, serta merumuskan tindakan pengendalian risiko menggunakan pendekatan Identifikasi, Evaluasi, Risiko Bahaya, dan Lingkungan (IERBDL). Metodologi yang digunakan mencakup identifikasi langsung terhadap 17 paket pekerjaan perawatan di Gedung Pusat Manajemen (GPM) PTDI. Pekerjaan dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu arsitektur, struktur, dan mekanikal. Hasil penelitian menunjukkan adanya 107 potensi bahaya yang teridentifikasi dari seluruh paket pekerjaan. Tindakan pengendalian risiko diterapkan berdasarkan hierarki pengendalian, dengan tindakan administratif sebagai yang paling dominan (202 tindakan), diikuti oleh pengendalian teknis (71 tindakan), dan penggunaan alat pelindung diri (6 tindakan). Pengendalian melalui eliminasi dan substitusi tidak dapat diterapkan karena keterbatasan pada sifat pekerjaan dan peralatan yang digunakan. Hasil ini menunjukkan pentingnya penerapan sistem manajemen keselamatan kerja yang terintegrasi dan berkelanjutan dalam kegiatan perawatan bangunan. Pendekatan IERBDL terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko, serta dapat menjadi acuan untuk peningkatan budaya keselamatan kerja yang lebih proaktif dan kolaboratif.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56853
    Collections
    • Master of Civil Engineering and Planning [219]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV