Show simple item record

dc.contributor.authorPratama, Aditia Ilham
dc.date.accessioned2025-07-11T07:32:43Z
dc.date.available2025-07-11T07:32:43Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56845
dc.description.abstractAngka kecelakaan kerja di sektor konstruksi di Indonesia masih tergolong tinggi, terutama pada proyek-proyek infrastruktur seperti jalan tol. Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1 merupakan proyek dengan risiko tinggi karena berada di antara dua sesar aktif, yaitu Sesar Opak dan Sesar Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan pada pekerjaan bore pile, menentukan langkah-langkah pengendalian risiko kecelakaan konstruksi, dan menghitung rencana anggaran biaya (RAB) Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK) pada pekerjaan bore pile. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk analisis potensi bahaya serta Construction Safety Analysis (CSA) sesuai Permen PUPR No. 10/PRT/M/2021. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan penyedia jasa serta petugas K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51 potensi bahaya yang diklasifikasikan ke dalam empat aspek yaitu pekerja (18), peralatan (12), material/mutu (14), dan lingkungan/keselamatan publik (7). Pengendalian risiko dilakukan melalui pendekatan hirarki pengendalian risiko, sebanyak 42 tindakan pengendalian risiko berhasil diidentifikasi, yang didominasi oleh pengendalian administratif (25), disusul oleh pengendalian rekayasa teknis (10), dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (7). Hasil analisis anggaran menunjukkan bahwa komponen terbesar dialokasikan untuk Rambu dan Perlengkapan Lalu Lintas (26,15%) serta Personil Keselamatan Konstruksi (25,03%). Total biaya Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) mencapai Rp 1,83 miliar atau setara dengan 0,524% dari total biaya pekerjaan bore pile sebesar Rp 350 miliar. Penelitian ini diharapkan dapat mebantu dalam peningkatan keselamatan kerja pada proyek khususnya pada pekerjaan bore pile, serta membantu dalam perencanaan anggaran keselamatan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKeselamatan Konstruksien_US
dc.subjectBore Pileen_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subjectSMKKen_US
dc.subjectPermen PUPR 10/2021en_US
dc.subjectAnggaran Keselamatanen_US
dc.titleAnalisis Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi dan Biaya Pelaksanaannya pada Pekerjaan Bore Pile di Proyek Konstruksi Jalan (Studi Kasus Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Yogyakarta - NYIA Kulon Progo Seksi II Paket 2.1)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM23914001


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record