Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Akhlak Siswa SD Muhammadiyah 2 Pakem Sleman
Abstract
Lingkungan merupakan sebuah hal yang penting dan tidak terpisahkan dari setiap
orang. Bahkan ketika lahir, setiap orang, termasuk siswa, sudah menempati sebuah
lingkungan yang paling awal, yaitu keluarga. Lingkungan keluarga menjadi salah
satu bagian dari lingkungan sosial. Lingkungan sosial menjadi tempat
berlangsungnya interaksi atau pergaulan antara siswa dengan orang-orang lain di
sekitarnya. Adanya interaksi di lingkungan sosial ini akan membentuk akhlak dari
setiap siswa yang terlibat di dalamnya menjadi baik atau tercela. Akhlak setiap
orang siswa dapat diamati secara langsung di mana pun, termasuk di SD
Muhammadiyah 2 Pakem Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah terdapat pengaruh lingkungan sosial terhadap akhlak siswa SD
Muhammadiyah 2 Pakem Sleman. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan
untuk mengetahui seberapa besar kontribusi lingkungan sosial dalam memengaruhi
akhlak siswa SD Muhammadiyah 2 Pakem Sleman.
Secara metodologis, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi yang dijadikan subjek penelitian adalah siswa SD
Muhammadiyah 2 Pakem Sleman yang berjumlah 96 orang. Dari populasi tersebut,
peneliti memilih 46 siswa (47,9% dari populasi) sebagai sampel penelitian, di mana
pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik
pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik kuesioner, observasi, dan
wawancara. Kemudian dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teknik
Analisis Regresi Linear Sederhana dengan aplikasi SPSS Statistics versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan
sosial terhadap akhlak siswa SD Muhammadiyah 2 Pakem Sleman. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi sebesar 0,000; di mana 0,000 < 0,05.
Di samping itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kontribusi lingkungan
sosial dalam memengaruhi akhlak siswa SD Muhammadiyah 2 Pakem Sleman
adalah sebesar 43,3%. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Koefisien
Determinasi (R Square) sebesar 0,433. Adapun sisanya, yakni 56,7% merupakan
kontribusi dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti.
Collections
- Islamic Education [1275]
