| dc.description.abstract | Setiap individu pasti menghadapi risiko dalam kehidupannya yang dapat merugikan baik
secara materil maupun non materil. Risiko ini dapat berupa kecelakaan, penyakit, atau
bahkan bencana alam. Oleh karena itu, perlindungan terhadap risiko menjadi hal yang
penting, terutama dalam kehidupan yang penuh ketidakpastian ini. Namun, penetrasi,
densitas, literasi, dan inklusi asuransi syariah di Indonesia masih tergolong rendah, yang
mencerminkan adanya kesenjangan pemahaman dan penggunaan produk asuransi syariah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi minat
penggunaan asuransi syariah pada alumni Universitas Islam Indonesia (UII) berdasar
Theory of Planned Behavior (TPB) sebagai Grand Theory. Metode dalam penelitian ini
adalah kuantitatif dengan model regresi linier berganda menggunakan software SPSS
27.0.1. Sampel yang diambil sebanyak 108 responden dengan teknik purposive sampling.
Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji
reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji statistik seperti uji T, uji F dan uji koefisien
determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing variabel yaitu sikap (X1),
norma subjektif (X2), dan persepsi kontrol perilaku (X3) memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap variabel minat penggunaan asuransi syariah (Y) secara parsial maupun
simultan. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut
dapat memberikan pengaruh sebesar 53,6% terhadap minat alumni dalam menggunakan
asuransi syariah. | en_US |