Strategi Pengasuh dalam membangun Kesadaran Beragama Pada Mahasantri melalui Kegiatan Keagamaan di Pondok Pesantren Mahasiswi Al Hidayah Candikarang Sardonoharjo Ngaglik Sleman
Abstract
Hal yang melatarbelakangi penelitian ini ialah keberagaman latar belakang
pendidikan mahasantri serta kesibukan akademik yang menyebabkan tantangan
dalam konsistensi mengikuti kegiatan keagamaan di pondok. Akibatnya, masih
banyak mahasantri yang kurang aktif dalam berpartisipasi kegiatan tersebut. Yang
menjadi faktor kesadaran beragama sulit tercapai adalah minimnya keterlibatan
mahasantri dalam kegiatan keagamaan, yang berdampak pada sulitnya Pengasuh
dalam menerapkan strategi yang telah dirancang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana strategi Pengasuh dalam membangun kesadaran beragama
pada mahasantri melalui kegiatan keagamaan, serta faktor pendukung dan
penghambat strategi Pengasuh dalam membangun kesadaran beragama pada
mahasantri melalui kegiatan keagamaan.
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif
yang fokus kepada strategi Pengasuh dalam membangun kesadaran beragama pada
mahasantri melalui kegiatan keagamaan di Pondok Pesantren Mahasiswi Al
Hidayah Candikarang Sardonoharjo Ngaglik Sleman. Pengambilan data dengan
tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan
untuk menganalisis daa ialah reduksi data, penyajian daa, verifikasi kesimpulan
data, dan uji validitas dan dengan menggunakan triangulasi.
Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 1) strategi
Pengasuh dalam membangun kesadaran beragama mahasanri melalui kegiatan
keagamaan yaitu strategi transinternal, strategi tradisional, dan strategi reflektif. 2)
faktor yang mendukung strategi Pengasuh dalam membangun kesadaran beragama
mahasanri melalui kegiatan keagamaan yaitu Sinergi antara orang tua, peer group,
dan Pengasuh , fasilitas yang memadai, kesadaran pribadi mahasantri dan peran
aktif pengurus dalam membantu strategi Pengasuh . Sedangkan faktor
penghambatnya yaitu manajemen waktu mahasantri yang kurang baik,
ketergantungan pada kehadiran Pengasuh , motivasi mahasantri yang rendah dan
sulitnya menciptakan kebersamaan.
Collections
- Islamic Education [1275]
