Evaluasi Pengelolaan Risiko Kecurangan di Inspektorat Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan Indikator Enterprise Risk Management
Abstract
Pengelolaan risiko kecurangan merupakan bagian penting dalam memperkuat tata
kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan, khususnya di lembaga
pengawasan seperti Inspektorat DIY. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah
penerapan pengelolaan risiko kecurangan di Inspektorat DIY, mengevaluasi
efektivitasnya berdasarkan indikator ERM, serta mengidentifikasi faktor
pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Metode yang digunakan
adalah mixed method dengan pendekatan deskriptif. Data kuantitatif diperoleh
melalui kuesioner terhadap seluruh pegawai Inspektorat DIY, sedangkan data
kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan tiga narasumber dan studi pustaka.
Teknik analisis dilakukan secara deskriptif statistik untuk data kuantitatif dan
analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengelolaan risiko kecurangan telah diterapkan melalui lima komponen utama
ERM, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian,
informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Meskipun sebagian besar indikator
menunjukkan efektivitas yang baik, tetapi ditemukan beberapa hambatan seperti
keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya tools penilaian risiko dan
komunikasi internal. Budaya sadar risiko dan pemanfaatan kanal pelaporan publik
menjadi faktor pendukung utama. Oleh karena itu, penelitian ini
merekomendasikan agar Inspektorat DIY mengembangkan model penerapan ERM
yang lebih terstruktur dan kontekstual, memperkuat kapasitas SDM, serta
meningkatkan komunikasi risiko yang berkelanjutan.
Collections
- Financial Analysis [22]
