| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan
kesejahteraan psikologis pada mahasiswa rantau di Yogyakarta. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan
berjumlah 190 mahasiswa rantau berusia 18–25 tahun yang sedang menempuh
pendidikan tinggi di Yogyakarta, dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen pengumpulan data berupa Flourishing Scale untuk mengukur
kesejahteraan psikologis dan Social Provisions Scale untuk mengukur dukungan
sosial. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan bantuan
software Jamovi 2.4.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan
positif yang signifikan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r =
0.367, p < 0.001), dengan kontribusi dukungan sosial terhadap kesejahteraan
psikologis sebesar 13.5%. Analisis tambahan menunjukkan bahwa aspek
pengakuan akan keberhargaan memiliki korelasi tertinggi dengan kesejahteraan
psikologis (r = 0.493), diikuti oleh rekan yang dapat dipercaya, integrasi sosial,
dan bimbingan. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial, khususnya
dalam bentuk pengakuan nilai diri dan kepercayaan terhadap orang lain,
merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis
mahasiswa rantau. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi institusi
pendidikan tinggi dalam merancang program dukungan yang kontekstual dan
efektif bagi mahasiswa perantau. | en_US |