• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Segmentasi Wisata Kuliner menggunakan DBSCAN dan Latent Dirichlet Allocation (Studi Kasus : Wisata Kuliner di Kota Yogyakarta)

    Thumbnail
    View/Open
    21611092.pdf (12.69Mb)
    Date
    2025
    Author
    Yuliandiana, Arlin Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia setelah provinsi Bali. Kota Yogyakarta sendiri juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia. Kota ini menawarkan berbagai pilihan makanan yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Pemahaman yang lebih mendalam tentang distribusi lokasi wisata kuliner dan tema ulasan yang dominan dapat mendukung pengembangan pariwisata yang lebih terarah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan lokasi wisata kuliner berdasarkan kepadatan dan mengidentifikasi topik utama dalam klaster yang tebentuk dengan data review konsumen. Penelitian diawali dengan metode kuadran dan Ripley’s K-Function untuk mengukur pola persebaran tempat kuliner, lalu dilanjutkan metode Density-Based Spatial Clustering of Application with noise (DBSCAN) untuk clustering, kemudian metode Latent Dirichlet Allocation (LDA) untuk pemodelan topik. Hasil penelitian DBSCAN diperoleh lima klaster utama dan satu klaster noise dengan Silhouette Score sebesar 0.54 dan Davies-Bouldin Index (DBI) sebesar 0.78. Hasil dari LDA diperoleh jumlah topik pada klaster noise yaitu 5 topik dengan coherence score 0.436, dan untuk klaster utama diperoleh 2 topik dengan coherence score 0.447. Berdasarkan hasil perbandingan topik, klaster noise menggambarkan tempat kuliner yang lebih menggambarkan pengalaman makan modern yang lengkap, mulai dari rasa, suasana, hingga kenyamanan, sedangkan klaster utama mencerminkan tempat kuliner yang lebih spesifik terhadap makanan khas dan nilai-nilai tradisional kuliner lokal.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56711
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV