| dc.description.abstract | Latar belakang: Penyiapan dan pemberian obat adalah tahapan penting dalam
dispensing obat. Tenaga kefarmasian dan tenaga keperawatan memiliki
tanggungjawab atas penyiapan dan pemberian obat yang aman. Studi tentang
penyiapan dan pemberian obat pengobatan dikalangan tenaga kefarmasian dan
tenaga keperawatan di Indonesia terutama di Jawa Barat masih terbatas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil, keterlibatan,
tantangan, permasalahan, serta hambatan yang dihadapi oleh tenaga kefarmasian
dan tenaga keperawatan dalam penyiapan campuran intravena (IV) di rumah sakit.
Metode: Penelitian ini adalah studi cross-sectional yang melibatkan tenaga
kefarmasian dan tenaga keperawatan di rumah sakit umum dan swasta di Jawa Barat
,Indonesia. Partisipan dipilih menggunakan teknik sampling yang mudah. Data
dikumpulkan melalui kuesioner daring yang diisi sendiri menggunakan Google
Forms. Kuesioner mencakup informasi sosio-demografi, hambatan dalam
pelaporan kesalahan pengobatan, campuran intravena, praktik penyiapan,
tantangan. Hasil yang diperoleh dianalisis secara univariat untuk menggambarkan
distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel menggunakan Microsoft
Excel.
Hasil: Mayoritas responden berusia produktif (rata-rata 36 tahun) dan didominasi
perempuan. Sebagian besar telah mengikuti pelatihan terkait penyiapan IV,
meskipun pelaksanaannya masih sering dilakukan di ruang non-steril atau
kombinasi steril dan non-steril. Masalah yang sering terjadi adalah kesalahan
konsentrasi dan dosis, disebabkan oleh keterbatasan pelatihan, waktu, dan fasilitas.
Hambatan utama dalam pelaporan kesalahan berasal dari faktor budaya organisasi
dan sistem pelaporan, bukan dari faktor individu atau manajemen.
Kesimpulan: Kolaborasi tenaga kefarmasian dan tenaga keperawatan perlu
diperkuat dalam penyiapan IV melalui pelatihan dan fasilitas yang memadai. Selain
itu, budaya organisasi yang mendukung pelaporan tanpa menyalahkan individu
penting untuk meningkatkan keselamatan pasien dan efektivitas sistem pelaporan
kesalahan pengobatan | en_US |