Clustering Provinsi di Indonesia Berdasarkan Kerusakan Perpustakaan Sekolah menggunakan Analisis Hierarchical Clustering (Studi Kasus : Data Kerusakan Perpustakaan Sekolah di Indonesia Tahun 2023)
Abstract
Perpustakaan berperan penting dalam pendidikan dan pengembangan masyarakat
sebagai pusat informasi dan sumber belajar. Kondisi perpustakaan sekolah di
Indonesia sangat bervariasi yang dipengaruhi oleh jumlah siswa dan pustakawan.
Penelitian ini membandingkan analisis Hierarchical Clustering dengan empat
metode yaitu Single Linkage, Complete Linkage, Average Linkage, dan Ward yang
berfokus pada jenis kerusakan perpustakaan sekolah di setiap provinsi pada tahun
2023. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari perpusnas,
kementerian pendidikan dasar dan menengah, dan dapodik. Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Provinsi, Kondisi Kerusakan Perpustakaan,
Jumlah Siswa, dan Jumlah Pustakawan. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa
metode Ward memberikan hasil terbaik dengan nilai Agglomerative Coefficient
sebesar 0.99 dan nilai Calinski-Harabasz Index sebesar 228.67 pada dua cluster.
Provinsi dalam Cluster 2 (Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) ditandai
dengan tingkat kerusakan perpustakaan, jumlah pustakawan, dan jumlah siswa
yang tinggi secara bersamaan, sedangkan Cluster 1 terdiri dari 31 provinsi lainnya
dengan karakteristik kondisi yang lebih rendah. Hasil ini dapat menjadi dasar
pemetaan daerah prioritas perbaikan fasilitas perpustakaan dan distribusi
pustakawan secara lebih merata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
masukan dalam penyusunan kebijakan pemerataan fasilitas pendidikan berbasis
data.
Collections
- Statistics [1223]
