• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Uji Spesifisitas Metode Deteksi Residu Tetrasiklin menggunakan Aunps-aptamer Secara Kolorimetri pada Sampel Daging Ayam

    Thumbnail
    View/Open
    21613066.pdf (3.759Mb)
    Date
    2025
    Author
    Zahra, Regita Alya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Tetrasiklin sering ditemukan sebagai residu dalam pangan dan berpotensi menyebabkan resistensi antibiotik. Metode deteksi tetrasiklin saat ini, seperti kromatografi dan spektrofluorometri, memiliki keterbatasan seperti mahal, lama, dan kompleks. Oleh karena itu, perlu dikembangkan metode aptasensor yang dapat menjadi alternatif untuk deteksi tetrasiklin karena sederhana, murah, cepat, sensitif, serta spesifik terhadap targetnya. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui spesifisitas metode AuNPs- aptamer dalam mendeteksi residu tetrasiklin pada produk pangan yang beredar di masyarakat. Metode: Sintesis AuNPs dalam penelitian menggunakan metode Turkevich. Optimasi konsentrasi AuNPs-aptamer TET dilakukan sebelum pengujian. Aspek karakterisasi AuNPs-aptamer TET meliputi panjang gelombang maksimal, ukuran partikel, dan potensial zeta. Cross-reactivity dilakukan terhadap tetrasiklin, enrofloksasin, dan amoksisilin. Sedangkan interferensi dilakukan pada ekstrak daging ayam, kaldu daging ayam, susu, dan WFI. Analisis hasil dilakukan dengan uji statistik berupa ANOVA. Hasil: Sintesis metode Turkevich menghasilkan AuNPs berwarna merah anggur. AuNPs-aptamer TET memiliki panjang gelombang maksimal 259 nm, ukuran partikel 49,7 nm, dan potensial zeta -13,5 mV. Uji cross-reactivity menunjukkan absorbansi tetrasiklin secara konsisten lebih tinggi dibandingkan dengan amoksisilin dan enrofloksasin. Sementara pada uji interferensi menunjukkan absorbansi hasil yang tidak berbeda secara signifikan diantara keempat sampel. Kesimpulan: AuNPs-aptamer TET menunjukkan hasil yang spesifik terhadap tetrasiklin ditunjukkan dengan hasil uji cross-reactivity dan interferensi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56608
    Collections
    • Pharmacy [1896]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV