Show simple item record

dc.contributor.authorKanoto, Marwah Daud
dc.date.accessioned2025-06-25T06:08:05Z
dc.date.available2025-06-25T06:08:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56591
dc.description.abstractKetidakhadiran ayah merupakan fenomena yang berdampak pada pembentukan konsep diri individu, terutama pada masa dewasa awal yang merupakan fase penting dalam pembentukan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketidakhadiran ayah dan konsep diri pada individu yang berusia dewasa awal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara ketidakhadiran ayah dan konsep diri pada individu dewasa awal, terdapat faktor umur dan jenis kelamin dalam hubungan antara ketidakhadiran ayah dan konsep diri pada individu dewasa awal, terdapat perbedaan tingkat partisipan penelitian pada variabel ketidakhadiran ayah dan konsep diri, serta terdapat indikator perilaku dari ketidakhadiran yang dapat membedakan partisipan individu dewasa awal dengan konsep diri yang sangat tinggi dan sangat rendah. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan metode simple random sampling. Partisipan berjumlah 340 perempuan berusia 18-25 tahun yang tidak tinggal bersama ayah. Pengumpulan data dilakukan melalui gfrom menggunakan alat ukur Personal self Concept (PSC) Questionnaire oleh Goni dkk (2011) dan Father Involvement Scale (FIS) oleh Finley dan Schwartz (2004). Analisis data dengan bantuan JASP dan SPPS version 25 meliputi, uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKonsep Dirien_US
dc.subjectKetidakhadiran Ayahen_US
dc.subjectDewasa Awalen_US
dc.titleMenelusuri Jejak Ketidakhadiran Ayah: Hubungannya dengan Konsep Diri pada Masa Dewasa Awalen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320161


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record