Menelusuri Jejak Ketidakhadiran Ayah: Hubungannya dengan Konsep Diri pada Masa Dewasa Awal
Abstract
Ketidakhadiran ayah merupakan fenomena yang berdampak pada pembentukan
konsep diri individu, terutama pada masa dewasa awal yang merupakan fase
penting dalam pembentukan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara ketidakhadiran ayah dan konsep diri pada individu
yang berusia dewasa awal. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan
negatif antara ketidakhadiran ayah dan konsep diri pada individu dewasa awal,
terdapat faktor umur dan jenis kelamin dalam hubungan antara ketidakhadiran
ayah dan konsep diri pada individu dewasa awal, terdapat perbedaan tingkat
partisipan penelitian pada variabel ketidakhadiran ayah dan konsep diri, serta
terdapat indikator perilaku dari ketidakhadiran yang dapat membedakan partisipan
individu dewasa awal dengan konsep diri yang sangat tinggi dan sangat rendah.
Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan metode simple
random sampling. Partisipan berjumlah 340 perempuan berusia 18-25 tahun yang
tidak tinggal bersama ayah. Pengumpulan data dilakukan melalui gfrom
menggunakan alat ukur Personal self Concept (PSC) Questionnaire oleh Goni
dkk (2011) dan Father Involvement Scale (FIS) oleh Finley dan Schwartz (2004).
Analisis data dengan bantuan JASP dan SPPS version 25 meliputi, uji normalitas,
uji linearitas, dan uji hipotesis.
Collections
- Psychology [244]
