Show simple item record

dc.contributor.authorHanifah, Elita Laili
dc.date.accessioned2025-06-23T04:03:56Z
dc.date.available2025-06-23T04:03:56Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56528
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pertama, apakah pencalonan anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo pada pemilu 2024 yang diajukan oleh partai politik telah memenuhi ketentuan kuota keterwakilan perempuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum; kedua, bagaimana implementasi pemenuhan kuota keterwakilan perempuan hasil pemilihan umum 2024 di Kulon progo; ketiga, apakah faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pemenuhan keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Kulon Progo melalui pemilihan umum 2024. Metode penelitian ini menggunakan yuridis empiris. Data empiris diperoleh dari kantor KPU Kulon Progo dan hasil wawancara dengan narasumber antara lain Komisioner KPU Kulon Progo, Pengurus Partai dan calon terpilih perempuan. Hasil Penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut. Pertama, bahwa sebagian besar daftar calon tetap yang diajukan parpol sudah memenuhi kuota 30% keterwakilan perempuan, kedua, bahwa kuota 30% keterwakilan perempuan di DPRD Kabupaten Kulon Progo tidak tercapai, ketiga, faktor yang menghambat ketercapaian adalah budaya patriarki, kurangnya ketertarikan pada dunia politik dan dukungan finansial.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDPRDen_US
dc.subjectKeterwakilan Perempuanen_US
dc.subjectKuota 30%en_US
dc.subjectPemiluen_US
dc.titlePemenuhan Kuota 30% Perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kulon Progo dalam Pemilu Legislatif 2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20410153


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record