| dc.description.abstract | Keaslian rekaman video Closed Circuit Television (CCTV) sering kali dipertanyakan, terutama ketika digunakan sebagai barang bukti dalam pengadilan. Manipulasi seperti zooming, cropping, grayscale, delection, rotation dan add frame dapat mengancam integritas video, sehingga deteksi manipulasi menjadi krusial dalam memastikan validitas bukti. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode Localization Tampering, yang dirancang untuk mendeteksi dan mengidentifikasi area manipulasi dalam rekaman video CCTV secara spesifik. Metode penelitian melibatkan beberapa langkah-langkah analisis seperti studi literatur, simulasi serangan pada video asli, analisis frame-by-frame, perhitungan histogram, dan deteksi lokasi manipulasi. Video CCTV asli digunakan sebagai objek eksperimen, kemudian dimanipulasi dengan teknik tertentu untuk mensimulasikan kondisi nyata. Analisis dilakukan dengan membandingkan setiap frame video asli dan manipulasi, memanfaatkan distribusi histogram untuk mengidentifikasi perbedaan intensitas piksel. Metode ini juga mampu mendeteksi lokasi manipulasi secara spasial (koordinat piksel) dan temporal (urutan frame). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Localization Tampering memiliki tingkat akurasi tinggi dalam mendeteksi manipulasi video. Metode ini berhasil mengidentifikasi manipulasi dengan mengungkap perubahan signifikan pada metadata, nilai histogram, dan frame video. Pendekatan ini dapat membantu penyidik memastikan keaslian video, memperkuat nilai forensik barang bukti digital, dan meningkatkan integritas data dalam pengadilan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknik analisis forensik digital yang andal, terutama dalam menghadapi tantangan manipulasi video di era teknologi yang semakin canggih. Metode ini juga relevan untuk pengembangan algoritma baru yang dapat diaplikasikan pada perangkat CCTV modern. | en_US |