Implementasi Pembinaan Nazhir dan Peran PPAIW Serta BPN terhadap Pemanfaatan Aset Tanah Wakaf Masjid dan Sekolah di Kecamatan Kebumen
Abstract
Pada saat ini, wakaf merupakan salah satu instrumen keuangan islam yang memegang perananan penting dalam pembangunan infrastruktur sosial, namun hingga saat ini permasalahan-permasalahan masih kerap terjadi, selain karena nazhir yang kurang optimal dalam melaksanakan tugasnya, kurangnya kerjasama antar instansi juga menjadi salah satu penyebabnya, Penelitian ini meneliti mengenai bagaimana implementasi pembinaan nazhir di Kecamatan Kebumen dalam pemanfaatan aset wakaf, dan Bagaimana Implementasi peran Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terhadap pemanfaatan aset tanah wakaf masjid dan sekolah di Kecamatan Kebumen, yang bertujuan untuk mengetahui implementasi pembinaan nazhir di Kecamatan Kebumen dalam pemanfaatan aset wakaf, dan untuk mengetahui Implementasi peran PPAIW dan BPN terhadap pemanfaatan aset tanah wakaf masjid dan sekolah di Kecamatan Kebumen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan sosiologis, Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembinaan nazhir di Kecamatan Kebumen, dilaksanakan dengan dua acara, pembinaan nazhir yang dilaksanakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) melalui Kementerian Agama dan pembinaan nazhir yang dilaksanakan oleh PPAIW. Pembinaan yang terlah berjalan masih kurang optimal dikarenakan pembinaan yang telah berjalan masih belum terjadwal dengan baik, masih belum merata, dan informasi yang diberikan masih belum maksimal. KUA melalui PPAIW dan BPN telah melaksanakan perannya terkait pemanfaatan aset tanah wakaf masjid dan sekolah di Kecamatan Kebumen, KUA melalui PPAIW bekerjasama dengan BPN untuk memastikan bahwa tanah wakaf dikelola dengan baik dan telah optimal, Jika terjadi penelantaran, melakukan bimbingan teknis kepada nazhir untuk optimalisasi pengelolaan tanah.
Collections
- Law [3376]
