Peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul sebagai Penegak Hukum dalam Kasus Eksploitasi Anak secara Ekonomi di Kawasan Pantai Parangtritis
Abstract
Semakin berkembangnya zaman, eksploitasi anak secara ekonomi tidak hanya ditemukan pada ranah anak jalanan saja, namun sudah berkembang lebih kompleks. Di salah satu daerah di Kabupaten Bantul, tepatnya kawasan Pantai Parangtritis terdapat penyalahgunaan kondisi anak yang dipekerjakan secara tidak layak dan jauh dari kata moral yaitu dijadikan sebagai Ladies Companion (LC) di. Penelitian ini terfokus pada peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul dalam menangani kasus eksploitasi anak secara ekonomi. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis apa saja peran dan hambatan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul di kawasan Pantai Parangtritis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian empiris yang menggunakan data wawancara terhadap subjek penelitian dengan pendekatan sosiologis. Dari penelitian ini, dapat ditarik dua kesimpulan. Pertama, peran Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bantul berperan sebagai penyelidik, penyidik, dan penyelenggara kerjasama dengan instansi terkait seperti UPTD PPA Kabupaten Bantul, dinas sosial DIY, UPTD PPA Kabupaten Cirebon. Hal tersebut sesuai dengan tugas dari Unit PPA yaitu memberikan perlindungan hukum terhadap korban dan pertanggungjawaban kepada pelaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan terkait. Kedua, hambatan yang dihadapi adalah kendala pengumpulan bukti, rendahnya kesadaran masyarakat, faktor ekonomi, dan jumlah anggota unit. Hal tersebut menjadi penyebab belum efektif pelaksanaan penegakan hukum yang dilakukan oleh Unit PPA Polres Bantul di Kawasan Pantai Parangtritis.
Collections
- Law [3376]
