Show simple item record

dc.contributor.authorSari, Ismah Fitria
dc.date.accessioned2025-06-16T06:15:15Z
dc.date.available2025-06-16T06:15:15Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56420
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelacakan aset untuk pembayaran uang pengganti dalam kasus tindak pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Rumusan masalah yang diajukan yakni: Bagaimana Pelaksanaan Pelacakan Aset untuk Pembayaran Uang Pengganti dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan Negeri Yogyakarta? Apa saja kendala yang dihadapi dalam Pelaksanaan Pelacakan Aset untuk Pembayaran Uang Pengganti dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan Negeri Yogyakarta? Penelitian ini termasuk tipologi hukum empiris. Analisis dilakukan dengan pendekatan perundang-undangan dipadukan dengan pendekatan sosiologis. Data penelitian dikumpulkan dengan cara wawancara kepada subjek penelitian dan dengan cara studi dokumen atau pustaka. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pelacakan aset dalam kasus tindak pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Yogyakarta sudah disesuaikan dengan ketentuan peraturan Jaksa Agung Nomor PER- 027/A/JA/10/2014 Tentang Pedoman Pemulihan Aset. Prosedur dalam pelaksanaan pelacakan aset dilakukan dengan mengirimkan surat ke instansi seperti Dukcapil, SAMSAT, dan BPN. Terdapat kendala dalam melakukan pelaksanaan pelacakan aset, yakni keterlambatan proses administrasi terutama dalam balasan surat dari instansi terkait membutuhkan waktu yang lama bahkan tidak mendapat balasan surat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPelacakan Aseten_US
dc.subjectUang Penggantien_US
dc.subjectKorupsien_US
dc.titlePelaksanaan Pelacakan Aset untuk Pembayaran Uang Pengganti dalam Kasus Tindak Pidana Korupsi di Kejaksaan Negeri Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21410750


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record