• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Modus Operandi dan Tinjauan Hukum Pidanaatas Pelecehan Seksual Terhadap Cosplayer Indonesia

    Thumbnail
    View/Open
    20410687 Bab 1.pdf (336.9Kb)
    20410687 Daftar Pustaka.pdf (261.1Kb)
    Date
    2025
    Author
    Salsabila, Rizky Nadya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Cosplayer adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan cosplay. Cosplayer sering dijumpai pada Event Jepang yang merupakan acara yang berisi pengenalan budaya Jepang, dalam event tersebut seringkali terjadi pelecehan seksual baik secara lisan maupun fisik. Penelitian ini mengkaji tentang: (1) modus operandi pelecehan seksual kepada cosplayer Indonesia; (2) tinjauan hukum pidana terhadap pelaku pelecehan seksual kepada cosplayer Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus serta menggunakan bahan hukum yang diperoleh dari studi dokumen dan dokumen pustaka kemudian dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa modus pelecehan seksual kepada cosplayer dalam event Jepang adalah memanfaatkan kerumunan orang dalam event, menggunakan media sosial atau platfrom online untuk mengidentifikasi dan membuat koneksi kepada cosplayer, memanipulasi anak di bawah umur, dan menggunakan sosial media secara anonim. Lalu modus operandi ini melanggar ketentuan Pasal 281 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 5 dan 14 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual Pasal 12 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dan Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56388
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV