• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Law
    • Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perkembangan Sistem Pewarisan Adat Minangkabau di Era Modern

    Thumbnail
    View/Open
    18410645 Bab 1.pdf (466.9Kb)
    18410645 Daftar Pustaka.pdf (267.0Kb)
    Date
    2025
    Author
    Ibrahim, Alhamd Fajri
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Hukum waris adat sangat dipengaruhi dengan sistem kekerabatan, dalam hal ini masyarakat adat Minangkabau menganut paham matrilineal, yaitu bahwa anak perempuan mewarisi harta warisan dari pihak ibu. Masyarakat adat Minangkabau sangat kental dengan pemahaman agama Islam yang digambarkan dalam falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah' tersebut. Di sisi lain, hukum Islam sangat kental dengan pemahaman patriarki di mana dalam hal waris-mewaris, laki-laki dua kali bagian daripada perempuan. Hasil penelitian ini adalah pertama pusako terdiri dari dua yaitu harta pusako tinggi dan harta pusako randah. Harta pusako tinggi tidak dapat diwariskan karena sifatnya sebagai milk al-raqabah. Harta pusako tinggi hanya dapat diwariskan secara pengelolaan dan para ahli waris menikmati hasil darinya, dan harta pusako randah dapat diwariskan berdasarkan kesepakatan seluruh ahli waris. Kedua, terdapat beberapa faktor internal seperti budaya merantau, faktor konflik antar-generasi yang menekankan kepada pemahaman kebebasan dan faktor eksternal yaitu modernisasi dengan masuknya pemahaman egalitarianisme turut mempengaruhi implementasi hukum waris adat Minangkabau pada masyarakat adat Minangkabau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris yang dilakukan dengan mengumpulkan dua sumber data yaitu primer dan sekunder. Sumber data primer didapatkan dari wawancara kepada tokoh adat, sedangkan data sekunder didapatkan dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan lain sebagainya. Penelitian ini menggunakan dua jenis pendekatan, yaitu pendekatan sosiologi hukum dan pendekatan perundang-undangan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56366
    Collections
    • Law [3376]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV