• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Metode Maximum Likelihood dalam Analisis Filogenetika Virus MPXV (Monkeypox) (Studi Kasus : Kekerabatan Jenis Virus Monkeypox)

    Thumbnail
    View/Open
    20611198.pdf (2.975Mb)
    Date
    2025
    Author
    Sodik
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    MonkeyPox merupakan salah satu masalah global belakangan ini. Penyebabnya adalah penyebaran virus dari infeksi monyet yang menyalur kepada manusia secara global. Penelitian ini menggunakan n = 106 DNA genom virus dari berbagai negara, termasuk sampel dari Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan evolusioner antar genom virus MPXV (Monkeypox) melalui rekonstruksi pohon filogenetika, guna memahami penyebaran dan perkembangan berbagai varian di sejumlah benua. Dalam penelitian ini, analisis filogenetika yang dilakukan yaitu dengan metode maximum likelihood dalam konteks filogenetika molekuler, dengan tujuan memberikan wawasan biologis terkait diversitas varian MPXV. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari basis data GISAID. Proses analisis melibatkan sejumlah perangkat lunak bioinformatika, termasuk Jalview, MAFFT, MEGA-X, Microsoft Excel, Power BI, dan iTOL v5. Penelitian ini menggunakan metode maximum likelihood, dengan model substitusi untuk DNA adalah GTR+G+I. Hasil dari analis penelitian ini yaitu rekontruksi pohon filogenetika yang di tambahkan dengan phenotype, adapun hasil dengan menggunakan metode maximum likelohood dengan model substitusi DNA GTR+G+I. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat Clade I, II, dan IIb yang menjadi induk clade yang terbagi menjadi tiga klaster yang di tandai dengan berbagai varian warna. Selain itu, hasil juga menunjukan adanya lineage (garis turunan dari induk clade) seperti pada clade I terdapat sub-clade Ia dan Ib dan lineage garis keturunan dari clade II dan IIb yang paling banyak tersebar, seperti IIa, IIb ,IIb B.1 , IIb C.1 , IIb 1.B.20 , IIB C.1.1, IIb A, IIb A.2 , IIb B.1.6, IIb B.1.7, IIb B.1.2, IIb C.1, IIb B.1.22, IIb A2, IIb A.1, IIb A.2.1, IIb B.1.1, IIb B.1.10, IIb B.1.17, IIb B.1.3, IIb A.2.2, IIb B.1.1, IIb B.1.10, IIb B.1.11, IIb B.1.20, IIb B.1.3, IIb B.1.6 dan IIb. Dari beberapa sampel menunjukkan adanya garis keturunan yang berasal dari Indonesia yaitu IIb C.1 yang berasal dari clade IIb.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/56059
    Collections
    • Statistics [1223]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV