Show simple item record

dc.contributor.authorFalisyah, Gilang Okilea
dc.date.accessioned2025-05-27T04:35:39Z
dc.date.available2025-05-27T04:35:39Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/56058
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebersyukuran dan ketahanan keluarga. Kebersyukuran dipandang sebagai sikap positif terhadap kehidupan, yang dapat memengaruhi kualitas hubungan dalam keluarga. Ketahanan keluarga mengacu pada kemampuan keluarga untuk beradaptasi dan bertahan dalam menghadapi berbagai tekanan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan partisipan sebanyak 219 dengan kriteria laki-laki dan perempuan, dengan usia 19-29 tahun dan beragama islam. Instrumen yang digunakan adalah Islamic Gratitude Scale (IGS) dan Family Resilience Assessment Scale (FRAS). Hasil analisis Spearman’s Rank Correlation menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kebersyukuran dan ketahanan keluarga (r = 0.389, p < 0.001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kebersyukuran individu, semakin kuat pula ketahanan dalam keluarganya. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengembangan sikap bersyukur dapat menjadi strategi penting dalam membangun keluarga yang tangguh dan harmonis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGratitude Resentment and Appreciation Test-Short Form (GRAT- SF)en_US
dc.subject(FRAS)en_US
dc.subjectKebersyukuranen_US
dc.subjectKetahanan Keluargaen_US
dc.subjectKorelasien_US
dc.titleHubungan Kebersyukuran dengan Ketahanan Keluargaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21320152


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record