| dc.description.abstract | Pada penelitian kali ini, dilakukan studi tentang, pengaruh kebijakan tax amnesty,
pengetahuan perpajakan (tax knowledge), reward, dan digitalisasi pajak terhadap persepsi
penerimaan pajak UMKM di Lombok, NTB. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya
kepatuhan pajak UMKM di Indonesia, meskipun kontribusinya terhadap PDB cukup signifikan.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei kepada 164 responden UMKM di
Lombok, yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi
linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan pengaruh simultan dan signifikan dari keempat variabel
independen terhadap persepsi penerimaan pajak (Uji F, p<0.05). Tax amnesty, tax
knowledge, reward, dan digitalisasi pajak berpengaruh positif dan signifikan (Uji t, p<0.05 untuk
semua variabel). Adjusted R Square sebesar 0.471 menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut
menjelaskan 47.1% varians persepsi penerimaan pajak.
Penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan tax amnesty, pengetahuan perpajakan, reward,
dan digitalisasi pajak berperan penting dalam membentuk persepsi penerimaan pajak UMKM di
Lombok. Pemerintah disarankan meningkatkan program tax amnesty, edukasi perpajakan,
pemberian reward, dan pengembangan digitalisasi pajak untuk meningkatkan kepatuhan dan
persepsi positif UMKM terhadap penerimaan pajak. Penelitian selanjutnya disarankan
memperluas cakupan wilayah dan variabel penelitian. | en_US |