• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Sociocultural Sciences
    • Psychology
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perilaku menggulirkan Media Sosial dengan Metode Berbasis Elektroensefalografi

    Thumbnail
    View/Open
    19320145.pdf (1.743Mb)
    Date
    2025
    Author
    Rimbartati, Hapsarista
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Desain pengguliran tidak terbatas dapat meningkatkan jumlah waktu layar dalam mengakses media sosial yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan mental dan menurunnya kemampuan kognisi pengguna. Penelitian sebelumnya menunjukkan penurunan tingkat kebahagiaan, kepuasan, dan kesejahteraan hidup yang lebih rendah pada generasi milenial dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Selain itu, terdapat potensi melemahkan daya fokus, gangguan perhatian, dan adiksi juga perlu diwaspadai akibat menggulirkan media sosial. Dengan begitu, perilaku menggulirkan media sosial perlu dikaji lebih jauh untuk mengetahui dinamika psikologis pengguna media sosial. Penelitian ini mengkaji dinamika psikologis pengguna media sosial melalui pendekatan kualitatif. Dengan desain penelitian studi kasus, dua subjek diwawancarai untuk mendapatkan gambaran aspek kognisi, afeksi, dan konasi selama menggulirkan media sosial. Analisis koding dilakukan untuk mengetahui pola hubungan antar aspek mental yang dikaji. Sebagai data pelengkap, dilakukan juga pengamatan berbasis elektroensefalografi selama subjek menggulirkan media sosial. Pengamatan berbasis elektroensefalografi dilakukan untuk mengurangi bias data wawancara dan menambahkan temuan data lapangan berbasis psikoneurosains di ranah teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya mekanisme stress coping selama menggunakan media sosial. Mekanisme koping dapat berubah menjadi maladaptif jika interaksi antar aspek mental tidak seimbang. Selanjutnya, analisis elektroensefalogram menunjukkan dominasi aktivitas gelombang teta di lobus frontal dan anterior frontal otak selama menggulirkan media sosial. Temuan tersebut menunjukkan berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar dan terjadinya respon perilaku otomatis. Selain itu, diketahui terdapat keterlibatan modalitas mental individu yang tinggi terhadap aktivitas menggulirkan media sosial. Gelombang frontal teta berkaitan erat dengan kesadaran dan kontrol kognitif untuk merespon berbagai stimulasi yang ditemui. Untuk itu, penting dalam mengatur perilaku menggulirkan media sosial supaya sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aktivitas kehidupan sehari-hari.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55914
    Collections
    • Psychology [2586]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV