• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Business and Economics
    • Economics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah Minimum, Pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    20313252.pdf (2.025Mb)
    Date
    2025
    Author
    Anggreni, Fatikah Desi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kemiskinan masih menjadi isu penting di hampir semua negara, termasuk Indonesia. Pengentasan kemiskinan tetap menjadi tema utama pembangunan yang berkelanjutan, baik di tingkat global maupun nasional. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ukuran kemiskinan diukur berdasarkan dua komponen utama, yaitu konsumsi makanan dan konsumsi non-makanan. Untuk konsumsi makanan, BPS menggunakan patokan sebesar 2.100 kalori per orang per hari, yang diambil dari 52 jenis komoditas makanan yang dianggap mewakili pola konsumsi penduduk lapisan bawah. Sementara untuk konsumsi non-makanan, ditentukan dari 45 jenis komoditas yang relevan sesuai dengan kesepakatan nasional, tanpa membedakan antara wilayah pedesaan dan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kemiskinan di DIY dengan variabel independen yang digunakan adalah tingkat pendidikan dengan manggunakan data presentase penduduk berusia 15 tahun menurut ijazah tertinggi SLTA, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), tingkat pengangguran, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang didapatkan melalui website Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan regresi data panel dengan penggunaan data time series dan cross section di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan pengangguran tidak signifikan, yang srtinya bahwa kedua variabel tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap kemiskinan. Sedangkan untuk variabel upah minimum Kabupaten/Kota dan indeks pembanguna manusia berpengaruh signifikan yang artinya variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap tingkat kemiskinan di DIY.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/55899
    Collections
    • Economics [2702]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV