Show simple item record

dc.contributor.authorHanuun, Mirzadhiyyaa Dwi
dc.date.accessioned2025-05-16T04:35:40Z
dc.date.available2025-05-16T04:35:40Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/55865
dc.description.abstractInvestasi menjadi salah satu bentuk upaya dalam menjaga ketahanan dan kesejahteraan ekonomi. Investasi pada kegiatan ekonomi memiliki tujuan untuk mengembangkan harta yang dimiliki melalui penanaman modal ke berbagai instrumen keuangan. Analisis yang dilakukan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dikenal dengan sebutan analisis rasio keuangan. Seorang investor akan melihat rasio keuangan yang paling sesuai dengan analisis rasio keuangan yang akan dilakukan. ROA dan ROE dapat membantu investor dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan. Bank Muamalat Indonesia (BMI) sebagai bank syariah pertama di Indonesia yang berhasil bertahan dengan baik ketika terjadi krisis moneter 1998 dan krisis global 2008, mengalami penurunan kinerja investasi dalam periode triwulan 1 tahun 2017 sampai triwulan 3 tahun 2024. Sedangkan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan bank hasil penggabungan dari Bank BRI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Negara Indonesia Syariah, mengalami kenaikan kinerja investasi dalam periode triwulan 1 tahun 2017 sampai triwulan 3 tahun 2024. Permasalahan tersebut menarik peneliti untuk melakukan penelitian tentang evaluasi komprehensif investasi di BMI dan BSI periode 2017-2024. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis risiko likuiditas dan kinerja investasi antara Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia, serta untuk menganalisis pengaruh kualitas manajemen risiko terhadap kinerja investasi pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data time series. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan triwulan Bank Muamalat dan Bank Syariah Indonesia periode 2017-2024 yang diperoleh dari Laporan Publikasi Keuangan Perbankan di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan risiko likuiditas dan kinerja investasi yang signifikan antara Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia, serta terdapat pengaruh kualitas manajemen risiko terhadap kinerja investasi pada Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKualitas Manajemen Risikoen_US
dc.subjectKinerja Investasien_US
dc.subjectInvestasi Syariahen_US
dc.subjectBMIen_US
dc.subjectBSIen_US
dc.titleEvaluasi Komprehensif Investasi di Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Indonesia Periode 2017-2024en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21313053


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record