Manajemen Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Dalam Program Pemberdayaan Baznas Kota Yogyakarta (Studi: Komunitas Ternak Ayam Petelur di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan)
Abstract
Manajemen pendayagunaan merupakan salah satu aspek dalam menjalankan
target dalam mengoptimalkan kinerja dalam pendistribusian zakat, infak dan
sedekah untuk program pemberdayaan di BAZNAS Kota Yogyakarta.
Manajemen suatu hal yang penting diterapkan pada setiap lembaga yang memiliki
target kinerjanya. Baik dan buruknya suatu hasil dilihat dari manajemen yang
dilaksanakan untuk program tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis penerapan Manajemen Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, Dan
Sedekah Dalam Program Pemberdayaan BAZNAS Kota Yogyakarta. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan
mengumpulkan data dan informasi dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Yogyakarta telah menerapkan
manajemen pendayagunaan sesuai SOP walaupun tidak berjalan dengan rutin dan
baik, manajemen dalam pendayagunaan dana ZIS ini telah disalurkan dengan
tepat sasaran dan disalurkan kepada mustahik penerima manfaat sehingga
mendirikan program pemberdayaan ternak ayam petelur di Pakuncen untuk
menjadikan mustahik menjadi muzakki kedepannya. Manajemen pendayagunaan
terdiri dari pengumpulan, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Dalam
pengumpulan dan perencanaan pada BAZNAS Kota Yogyakarta memiliki
kekuatan yang memumpuni, namun pada pelaksanaan dan pengawasan masih
mengalami kekurangan sehingga pihak mustahik yang menerima manfaat masih
banyak membutuhkan pengawasan serta pendamping dalam menjalankan
program.
Collections
- Islamic Economics [1180]
