Analisis Peran Pemasaran Digital dalam Pengembangan Pariwisata Halal di Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Di Indonesia permintaan untuk destinasi pariwisata yang ramah bagi
wisatawan Muslim meningkat secara signifikan. Khususnya di Yogyakarta,
sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, memiliki potensi besar
untuk mengembangkan pariwisata halal. Studi ini bertujuan untuk menguji peran
pemasaran digital dalam pengembangan pariwisata halal di Daerah Istimewa
Yogyakarta dengan memperluas jangkauan bisnis, mempromosikan konsep
pariwisata halal, dan meningkatkan kepekaan terhadap wisata halal. Melalui
pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan
observasi dengan pelaku usaha pariwisata halal. Temuan penelitian
menunjukkan bahwa pemasaran digital memiliki peran penting dalam
pertumbuhan pariwisata halal di Yogyakarta dengan memanfaatkan berbagai
platform media sosial khususnya Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk
mencapai pelanggan yang lebih luas, mempromosikan konsep pariwisata halal,
dan meningkatkan kesadaran para wisatawan Muslim. Faktor pendukung seperti
penggunaan luas media sosial, peningkatan kesadaran tentang pariwisata halal,
dan potensi konten viral berkontribusi pada keberhasilan pemasaran digital,
namun terdapat hambatan seperti infrastruktur digital terbatas, kualitas konten
yang dipromosikan, kendala keuangan, dan pandangan masyarakat terhadap
pariwisata halal. Untuk mengoptimalkan faktor pendukung dan mengatasi
hambatan, kolaborasi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan
pariwisata, dan komunitas lokal diperlukan. Dengan memanfaatkan strategi
pemasaran digital secara efektif, Yogyakarta dapat menarik wisatawan Muslim
dan memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata halal yang menarik.
Collections
- Islamic Economics [1180]
