| dc.description.abstract | Dalam proses belajar di rumah, pemegang kendali atas kesiapan dan
kegiatan belajar siswa adalah orang tuanya. Di SD Muhammadiyah Kragan
menerapkan system pembelajaran daring. Pengajaran dilakukan oleh guru dengan
memberikan materi setiap hari melalui grup whatsapp. Lalu ada tugas yang
diselesaikan pada hari yang sama kemudian dikumpulkan seminggu sekali.
Sebagian besar orang tua memantau dan mendampingi anaknya belajar di rumah,
baik siang atau malam hari. Namun karena beban bekerja dan minimnya
pengetahuan materi pelajaran tidak semua orang tua bisa mendampingi anaknya
dalam melaksanakan pembelajaran di rumah. Dari fenomena tersebut, peneliti
bertujuan Untuk menjelaskan prioritas, proses, dan hasil dari proses pendampingan
orang tua dalam pembelajaran PAI.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Informan penelitian terdiri dari guru wali kelas, kepala sekolah, wali
murid, dan siswa.teknik penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber serta teknik analisis data
menggunakan model interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memprioritaskan dalam
mendampingi anak pada pembelajaran PAI saat daring di SD Muhammadiyah
Kragan. Proses pendampingan belajar yang dilakukan orang tua terdapat kendala
yaitu terbatasnya sarana dan prasarana, keterbatasan waktu, dan gangguan dari
lingkungan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara
meluangkan waktu, mencukupi kebutuhan sarana dan prasarana, dan mengontrol
kegiatan anak di rumah selama pembelajaran daring. | en_US |