Efek Kombinasi Kurkumin dan Jintan Hitam (Nigella Sativa) Terhadap Kadar Hdl (High Density Lipoprotein) pada Tikus (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Hiperlipidemia
Abstract
Latar Belakang: Hiperlipidemia adalah kondisi medis yang ditandai dengan
peningkatan salah satu atau lebih dari lipid plasma, termasuk trigliserida,
kolesterol, very low-density lipoprotein (VLDL) dan low-density lipoprotein (LDL)
bersamaan dengan penurunan kadar high-density lipoprotein (HDL). Obat standar
yang digunakan untuk mengatasi kondisi hiperlipidemia adalah obat golongan
statin yang masih memiliki efek samping yang merugikan, sehingga diperlukan
terapi alternatif, salah satunya dengan kurkumin dan jintan hitam. Kandungan
kurkurmin pada kunyit dan thymoquinon pada jintan hitam diperkirakan dapat
memperbaiki profil lipid khususnya HDL
Tujuan Penelitian: Mengetahui efek pemberian kombinasi kurkumin dan jintan
hitam (Nigella Sativa) terhadap kadar HDL tikus wistar (Rattus norvegicus) yang
diinduksi hiperlipidemia.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan
menggunakan rancangan penelitian Randomized post test control group design.
Dua puluh empat ekor tikus wistar (Rattus norvegicus) dibagi menjadi enam
kelompok yaitu kelompok kontrol normal (pakan standar, tanpa intervensi), kontrol
negatif (Hiperlipid), kontrol positif (Hiperlipid+simvastatin), perlakuan 1
(Hiperlipid+kurkumin), perlakuan 2 (Hiperlipid+jintan hitam) dan perlakuan 3
(Hiperlipid+kombinasi kurkumin dan jintan hitam). Kadar HDL selanjutnya
dianalisis dengan uji one way ANOVA dan post hoc bonferroni
Hasil: Konsumsi diet tinggi lemak tidak berbanding lurus dengan peningkatan
berat badan tikus. Rerata kadar HDL tertinggi terdapat pada kelompol kontrol
normal, diikuti kelompok K+ > P2 > P1> P3 > K-. Kadar HDL tiap kelompok
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rata-rata data
karena nilai (p) ≤ 0,05.
Kesimpulan: Pemberian kombinasi kurkumin dan jintan hitam pada tikus
hiperlipidemia dapat memberikan efek pada kadar HDL serum secara signifikan
sesuai statistik, sehingga memiliki potensi sebagai alternatif antioksidan alami
dalam membantu memperbaiki kondisi hiperlipidemia.
Collections
- Medical Education [2860]
